Penerbit KBM
SENI SEBAGAI PENGETAHUAN : Tacit Knowing, Embodied Knowing, dan Material Thinking dalam Praktik Berkarya Seni
NAMA PENULIS : Tri Aru Wiratno
ISBN : Proses
JUMLAH HALAMAN : 163 Halaman
UKURAN : 15,5 x 23 CM
Sinopsis : Selama ini seni sering dipahami terutama sebagai aktivitas kreatif yang menghasilkan pengalaman estetis, ekspresi personal, dan karya yang memiliki nilai keindahan. Sementara itu, pengetahuan lebih sering dikaitkan dengan ilmu pengetahuan yang berbasis konsep, metode, observasi, dan pembuktian empiris. Buku Seni sebagai Pengetahuan menantang pemisahan tersebut dengan menawarkan pemahaman bahwa seni juga merupakan salah satu cara manusia mengetahui dunia.
Buku ini berangkat dari pertanyaan fundamental: apakah seni hanya menghasilkan karya, atau juga menghasilkan pengetahuan? Melalui kajian epistemologi seni, buku ini menunjukkan bahwa praktik berkarya bukan sekadar proses menerapkan ide yang telah ada, tetapi merupakan proses pencarian, eksplorasi, dan pembentukan pemahaman baru melalui pengalaman, tubuh, material, alat, dan tindakan kreatif.
Dengan menggunakan konsep Tacit Knowing dari Michael Polanyi, buku ini menjelaskan bahwa banyak pengetahuan artistik tidak selalu dapat diungkapkan melalui bahasa, tetapi hadir melalui pengalaman, latihan, sensitivitas, dan kemampuan membaca situasi kreatif. Konsep Embodied Knowing melalui perspektif fenomenologi Maurice Merleau-Ponty memperlihatkan bahwa tubuh bukan hanya alat produksi karya, melainkan medium epistemik tempat pengetahuan berlangsung dan berkembang.
Selanjutnya, buku ini mengembangkan gagasan Material Knowing dan Material Thinking untuk menjelaskan bahwa material bukan sekadar objek pasif, tetapi memiliki karakter, resistensi, dan kemungkinan yang memengaruhi proses penciptaan. Pembahasan mengenai Tool-Mediated Knowing menunjukkan bahwa alat dan teknologi juga berperan dalam membentuk cara manusia melihat, memahami, dan menciptakan dunia.
Melalui konsep Knowing Through Making, buku ini menawarkan model integratif epistemologi penciptaan seni yang melihat praktik berkarya sebagai proses menghasilkan pengetahuan. Karya seni tidak hanya dipahami sebagai hasil akhir, tetapi juga sebagai jejak pengetahuan dan sumber munculnya pemahaman baru.
Buku ini memberikan kontribusi bagi filsafat seni, artistic research, pendidikan seni, serta kajian kreativitas dengan menawarkan perspektif bahwa seniman bukan hanya pembuat karya (maker), tetapi juga pembentuk pengetahuan (knowledge maker). Seni, dalam perspektif ini, bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang belum ada, tetapi tentang membuka cara baru manusia memahami dirinya sendiri, dunia, dan kemungkinan-kemungkinan yang belum hadir.
Ready Stock (1 unit)
Ulasan Pembeli (0)
Belum ada ulasan untuk produk ini. Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Tulis Ulasan
Bagikan pengalaman Anda tentang produk ini untuk membantu pembeli lain.
